Thursday, March 31, 2011

Festival
Kampoeng Soerabaya

Peranan perempuan di bidang ekonomi tidak lagi dipandang sebelah mata. Para perempuan di Surabaya
mulai belajar untuk lebih mandiri dalam meningkatkan perekonomian keluarga melalui pembentukan kelompok
usaha mikro - kecil dan menengah (UMKM) perempuan. Dimana harapan akan UMKM yang dilaksanakan oleh
perempuan Surabaya dapat lebih mandiri dan menjadi salah satu pilar dalam mendukung kekuatan ekonomi.

Untuk mewujudkan perempuan Surabaya yang mandiri Pemerintah Kota Surabaya bersama PT HM Sampoerna Tbk menyelenggarakan Festival Kampoeng Soerabaya. Kegiatan ini merupakan puncak acara Untukmu Surabayaku 2010 dengan tema “Pahlawan Ekonomi Surabaya”, pada 18 Desember 2010 di halaman Taman Surya Surabaya, juga sebagai wadah pembentukan karektrisasi dan inspirasi para perempuan mandiri dalam mengelola usahanya.
Dilaksanakannya Festival Kampoeng Soerabaya untuk memberikan penghargaan bagi prempuan yang mandiri dan memiliki motivasi supaya menjadi wirausaha yang sukses. Serta memberikan kesempatan pada perempuan untuk memperluas jaringan sesama pelaku di sektor usaha mikrokecil dan menengah di kota Surabaya. Dalam kesempatan tersebut juga diumumkan pemenang kelompok UMKM perempuan terbaik. Para pemenang ini akan mendapat kesempatan mengikuti pelatihan terpadu di pusat pelatihan kewirausahaan Sampoerna Sukorejo. Produk-produk UMKM dari peserta juga turut dipamerkan pada acara malam puncak Pahlawan Ekonomi Surabaya yang diikuti 91 kelompok UMKM dari 31 Kecamatan di Surabaya.
Produk UMKM yang dipamerkan disesuaikan dengan kategori yang dilombakan. Produk tersebut diantaranya makanan dan minuman kemasan (groceries food), makanan dan minuman segar (fresh food), serta kerajinan tangan (handycraft). Banyaknya produk yang dipamar - kan pada kegiatan ini menunjukkan bahwa para perempuan di Surabaya cukup kreatif mengikuti UMKM, karena dengan mengkuti UMKM diharapkan dapat membantu dalam mengelola wirausaha.
Untuk menentukan pemenang nya juri memberikan kriteria penilaian yang ditekankan pada keseha tan, dampak lingkungan, keterlibatan komunitas. Penilaian tersebut masih harus ditunjang dengan inovasi dalam penjualan serta stand. Disamping itu alat peraga yang digunakan mampu menarik pembeli serta mencantum kan tanggal kadaluarasa. Penilaian dewan juri ini dilakukan sejak tanggal 2 November sampai 18 Desember 2010.
Menurut Yos A Ginting Direktur PT HM Sampoerna Tbk, kegiatan Untukmu Surabayaku Pahlawan Ekonomi 2010 ini, merupakan suatu sarana untuk pembekalan para pe rempuan dalam menggali wawasan dan pembelajaran langsung guna mengelola wirausaha yang mandiri. Disamping itu para peserta diharapkan dapat membuka
jaringan usaha yang terpadu dengan sesama UMKM serta mampu menigkatkan motivasi untuk menjawab tantangan dunia usaha di masa mendatang.
“Acara ini merupakan sebuah program terpadu hasil sinergi Pemerintah Kota Surabaya dengan PT HM Sampoerna Tbk yang mempunyai komitmen mendukung dan mengembangkan komunitas usaha mikro – kecil ibu-ibu rumah tangga yang tersebar di Kota Surabaya yang dilakukan secara berkelanjutan. Sehingga dapat memacu pertumbuhan ekonomi lokal. Hal ini sejalan dengan komitmen kami dalam memberikan kontribusi yang positif di wilayah-wilayah tempat operasional kami berada, khususnya dibidang pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pencitraan wirausaha-irausaha lokal,” terang Yos.
Dalam kesempatan yang sama, Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, setelah ditentukan pemenang Pahlawan Ekonomi Surabaya ini, bukan berarti akhir dari perjalanan untuk mengangkat kesejahteraan dan meningkatkan perekonomian para UMKM di Surabaya. “Ini baru permulaan untuk menuju ke sana. Dengan adanya program ini saya berharap dapat men jadi kekuatan ekonomi baru di Surabaya. Saya juga yakin produk-produk yang dihasilkan UMKM mampu bersaing dengan produk lainnya,” urai Risma optimis.
Untuk tahun 2010 ini setiap kecamatan mengirimkan 3 perwakilannya dalam kegiatan tersebut. Namun pada tahun depan setiap kelurahan harus mengirimkan 3 perwakilannya. “Kalau memungkinkan tahun berikutnya setiap RW mengirimkan 3 UMKMnya. Dengan semakin banyak UMKM yang ikut, maka kita bisa mengajak mereka untuk bersaing dengan produk- produk pasar modern,” harapnya. Risma mengungkapkan bahwa mimpi untuk mewujudkan setiap RW memiliki usaha sudah ada sejak tahun 2008, sebelum dia menjadi orang nomor satu di Surabaya. “Ada beberapa hal yang harus dilakukan yakni mempertahankan motivasi dari UMKM itu sendiri. Diantaranya adalah menekankan dan memotivasi pada diri sendiri, bahwa kita mampu menciptakan produk-produk yang tak kalah dengan produk-produk lainnya,” ungkapnya.
Tri Rismaharini sangat menyambut baik rangkaian program Pahlawan Ekonomi Surabaya 2010 yang berlangsung lebih dari satu bulan lamanya. “Pelaku UMKM ini harus manjadi tuan dan nyonya di kota sendiri. Mereka layak menyandang pahlawan yang dibutuhkan Kota Surabaya masa kini. Pahlawan ekonomi untuk memerangi kemiskinan,” imbuhnya.
Roadshow Pahlawan Ekonomi Surabaya 2010
Kegiatan Untukmu Surabayaku “Pahlawan Ekonomi Surabaya 2010” diperkenalkan pertama pada tanggal 10 Nopember 2010 oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini dan direktur PT HM Sampoerna Tbk, Yos A Ginting melalui penandatanganan nota kesepahaman untuk meluncurkan progam pemberdayaan ekonomi masyarakat “Pahlawan Ekonomi Surabaya”, yang merupa kan bentuk komitmen bersama antara Pemerintah Kota Surabaya dengan PT HM Sampoerna Tbk guna mendorong pengembangan potensi kelompok usaha mikro-kecil perempuan di Surabaya. Rangkaian acara pahlawan ekonomi Surabaya 2010 dilakukan secara rodshow. Kegiatan roadshow diawali di kecamatan Gununganyar, pada 10 Desember 2010 yang secara resmi dibuka oleh Walikota Suabaya, Tri Rismaharini.
Selanjutnya Walikota Surabaya mengunjungi kecamatan-kecamatan yang ditunjuk sebagai tempat roadshow di wilayahnya. Dalam kegiatan roadshow ini, setiap kecamatan memperkenalkan potensi UMKM perempuan yang ada di wilayah masing-masing dengan mengirimkan 3 perwakilannya. Rangkaian kegiatan roadshow “Pahlawan Ekonomi Surabaya 2010” ini berlangsung di lima kecamatan yaitu Kecamatan Gununganyar, Kecamatan Wiyung, Kecamatan Kenjeran, Kecamatan Tandes, dan Kecamatan Rungkut. Setiap roadshow yang dilakukan pihak kecamatan menyajikan acara yang interaktif untuk masyarakat seperti kerasi seni dan audisi kreasi seni. Seperti yang dilakukan Kecamatan Wiyung, saat roadshow mereka menggelar lomba kidungan.

0 comments:

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Elf Coupons